Permata...
Kau toreh pelan dengan kehalusan hati
Merekahkan buliran janji
Hingga saat dan kepastian tlah cepat berhenti
Banjir mengeluh tiada kira
Kenangan usang datang ...
sakit
Mengertikah aku lelah
sayatan itu dalam meski masih bisa utuh
kenapa...kenapa hanya sebentar singgah
hari...
ya hari ini,kilatan kilauan permataku merobek
Apa yg bisa ...
Berjanjilah meski hanya hati
Meski hanya terpatri
sama...
Luka usang meredam diam
diam yg ingin berujar
bahwasanya ku tak ingin
buat; pramandha tirta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar